Selasa, 16 Maret 2010

HAL TERSULIT

Bukanlah hal yang mudah untuk kita bisa memaafkan kesalahan dan mengakui kesalahan diri sendiri. Hidup kita hanyalah segelintir keringat yang akan mudah hilang jika Ia menghendaki. Mau kemana dan dimana kita temukan pintu pengampunan-Nya jika saat inipun kita tak mampu berbuat bijak pada diri sendiri, berani MENGAKUI KESALAHAN dan TULUS MEMAAFKAN.

Sahabat tercinta jika rasa itu ada saat ini pada dirimu, cobalah untuk mengakhirinya. Tidak mudah bukan berarti kita tidak bisa, jadi cobalah dan terus berusaha. Butuh suatu ketulusan hati dan keberanian untuk bisa MEMAAFKAN dan MENGAKUI KESALAHAN.

BERFIKIR JERNIH dan MENJAUH dari luapan EMOSI adalah cara terbaik untuk kita mampu MENGAKUI KESALAHAN dan MEMAAFKAN. Ini bukan cerita tapi inilah hidup yang sebenarnya, ada SALAH dan BENAR, ada MAAF dan MEMAAFKAN. Sahabat cobalah kita buka mata hati dan fikiran jika harus membiarkan DENDAM,AMARAH dan KEBENCIAN berada dalam benak kita, apa yang akan terjadi ?????
Bukan penyelesaain yang akan kita dapat tapi masalah,masalah dan masalah. Yakin akan KEKUATAN,KEADILAN dan KEBENARAN TUHAN.

Ini bukan akhir tapi awal untuk proses hidup yang lebih baik dan bijak. Sahabat jika dirimu mampu untuk mengakui kesalahan dan mampu untuk memaafkan, bukan hanya dirimu yang bangga tapi lihatlah orang - orang yang kau cintai mereka tersenyum dan bangga padamu.

Senin, 15 Maret 2010

YANG TERLAHIR dan YANG TERBUANG

Ada gadis kecil berlari - lari memainkan boneka barunya. Sekejap aku coba untuk melihat apa yang dilakukannya pada boneka baru itu, dalam hati mencoba menerka apa yang akan diperbuat oleh gadis kecil yang begitu cantik dengan wajah polosnya. Sesaat aku bingung dengan apa yang dilakukan gadis itu, mengambil sebatang ranting dan ... oh Tuhan apa yang ia lakukan benar - benar jauh dari dugaanku. Ia patahkan sebatang ranting itu dan menghujani boneka dengan tusukan berkali - kali dengan ranting batang hingga tak berbentuk ranting batang yang utuh. Apa yang sebenarnya terjadi dan saat itu pula aku tak berfikir panjang, beranjak dari tempat dimana aku duduk dan menghampiri gadis kecil itu.

Tak mampu aku bertanya atau ber ucap yang ada hanya rasa haru ketika aku mendengar kata - kata yang ter ucap dari mulut gadis kecil itu. aku coba letakkan tanganku dipundak gadis itu dan ... terhentak ia dari isak tangisnya, menoleh kearah belakang tepat dimana aku berdiri dan aku melihat raut wajah yang penuh rasa takut dan sangat ingin dilindungi. Saat itu tanpa harus berkata aku peluk gadis itu dan coba untuk meyakinkan dia bahwa aku akan membantu dan melindunginya.

Banyak hal baru yang aku peroleh dari cerita nyata gadis kecil itu, dalam benakku bertanya tanpa ada jawaban yang aku peroleh. kenapa harus TERLAHIR jika harus TERBUANG ????????....

Sahabat, dimanapun dirimu dan siapapun dirimu cobalah kita ketuk hati kita dengan berbagi tanpa harus melihat " SIAPA,dan ANAK SIAPA ???? ... ". Tidak ada yang mampu memilih RAHIM untuk kita jadikan bunda dan tidak ada yang mampu memilih PEJANTAN untuk kita jadikan AYAH. Buka mata hati fikiran kita ia tak berdosa dan tak bersalah.

Selasa, 09 Maret 2010

SALJU GURUN


Dihamparan gurun yang seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir. Sekalipun nyaman engkau ditengah impitan sesamamu, tak akan ada yang tahu jika kau melayang hilang.


Dilingkungan gurun yang serba serupa, untuk apa lagi menjadi kaktus. Sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar dimana-mana. Tak ada yang menangis rindu jika kau mati layu.


Di lansekap gurun yang maha luas, lebih baik tidak menjadi oase. Sekalipun rasanya kau sendiri,burung-burung yang tinggi akan melihat kembaranmu disana-sini.


Ditengah tengah gurun yang tertebak, jadilah salju yang abadi. Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah dan kaktus akan terpengarah. Semua butir akan tahu jika kau pergi, atau sekedar bergerak dua inci.


Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sediri, karena kau berbeda…


(dari Filosofi Kopi – Dee)