Rabu, 12 Mei 2010

TAK SEINDAH KATA

sembuhkan luka hati tak semudah luka di kulit
malam yang hening dan siang yang panas
pagi yang tak lagi tersenyum
:::::::::::::::::::
kapan ini berakhir untuk sambut sang mentari
bersinar menghangatkan langkah hidup
jika
waktu itu tiba untuk hidupku yang akan datang
tak akan aku sia sia
dengan terus menyesali apa yang terjadi
:::::::::::::::::::::
cinta ini berwarna untuk insan yang saling mencintai ........

Jumat, 07 Mei 2010

makna duka kesedihan



Hidup manusia berayun dalam 2 keadaan,antara kesedihan dan kebahagiaan.Coba perhatikan lingkungan sekitar kita,seperti sahabat kita,tetangga kita atau saudara kita.Mereka akan mengalami yang kadang bahagia dan kadang di landa kesedihan.Silih berganti seperti perputaran roda,kadang di bawah kadang di atas. Kalau saja manusia tahu siapa dirinya dan tahu bahwa apa saja yang ada di alam itu tidak kekal,niscaya dia tidak akan lagi mendambakan dan tidak lagi mencarinya.Kita harus menyadari bahwa dunia materi tidaklah abadi,ia dapat hilang dengan tiba walaupun kita menjaga dengan hati-hati.Dengan demikian jika sudah tidak mendambakannya lagi,maka tidak akan lagi dia bersedih hati karena kehilangan apa yang di inginkan atau gagal di perolehnya,apa yang di angankannya di dunia ini.Seharusnya,kita mengarahkan upaya ke tujuan-tujuan suci dan hanya mencari kebaikan-kebaikan kekal saja. Dengan orientasi hidup pada tujuan-tujuan suci itu , maka kita hanya akan mengambilnya sebatas yang di perlukannya untuk menghilangkan rasa lapar dan kebutuhan lainnya yang serupa.Kita tidak akan menimbun harta.Kita tidak akan berfoya-foya dan berbanggaria. Dengan berbuat baik ia merasa puas. Oleh karena itu,dalam hal ini di butuhkan kesadaran akan makna hidup yang melepaskan diri dari jerat-jerat kedengkian

Sabtu, 24 April 2010

hati yang retak


merah… darah mengalir deras membasahi luka yang tak pernah kering di hati yang hampa bercak merah… tak pernah pudar ia menjadi sejarah duka yang tak akan lupa waktu yang terus menggerus tak kenal lelah mengejek ketus memberi beban berat yang kian sarat di hati yang berkarat membelit asa dengan kuat entah… sekeping hati yang luka akan tetap memendam luka yang tak bosan disiram garam luka… dan tak pernah mengering terus dialiri darah dan air mata

Selasa, 16 Maret 2010

HAL TERSULIT

Bukanlah hal yang mudah untuk kita bisa memaafkan kesalahan dan mengakui kesalahan diri sendiri. Hidup kita hanyalah segelintir keringat yang akan mudah hilang jika Ia menghendaki. Mau kemana dan dimana kita temukan pintu pengampunan-Nya jika saat inipun kita tak mampu berbuat bijak pada diri sendiri, berani MENGAKUI KESALAHAN dan TULUS MEMAAFKAN.

Sahabat tercinta jika rasa itu ada saat ini pada dirimu, cobalah untuk mengakhirinya. Tidak mudah bukan berarti kita tidak bisa, jadi cobalah dan terus berusaha. Butuh suatu ketulusan hati dan keberanian untuk bisa MEMAAFKAN dan MENGAKUI KESALAHAN.

BERFIKIR JERNIH dan MENJAUH dari luapan EMOSI adalah cara terbaik untuk kita mampu MENGAKUI KESALAHAN dan MEMAAFKAN. Ini bukan cerita tapi inilah hidup yang sebenarnya, ada SALAH dan BENAR, ada MAAF dan MEMAAFKAN. Sahabat cobalah kita buka mata hati dan fikiran jika harus membiarkan DENDAM,AMARAH dan KEBENCIAN berada dalam benak kita, apa yang akan terjadi ?????
Bukan penyelesaain yang akan kita dapat tapi masalah,masalah dan masalah. Yakin akan KEKUATAN,KEADILAN dan KEBENARAN TUHAN.

Ini bukan akhir tapi awal untuk proses hidup yang lebih baik dan bijak. Sahabat jika dirimu mampu untuk mengakui kesalahan dan mampu untuk memaafkan, bukan hanya dirimu yang bangga tapi lihatlah orang - orang yang kau cintai mereka tersenyum dan bangga padamu.

Senin, 15 Maret 2010

YANG TERLAHIR dan YANG TERBUANG

Ada gadis kecil berlari - lari memainkan boneka barunya. Sekejap aku coba untuk melihat apa yang dilakukannya pada boneka baru itu, dalam hati mencoba menerka apa yang akan diperbuat oleh gadis kecil yang begitu cantik dengan wajah polosnya. Sesaat aku bingung dengan apa yang dilakukan gadis itu, mengambil sebatang ranting dan ... oh Tuhan apa yang ia lakukan benar - benar jauh dari dugaanku. Ia patahkan sebatang ranting itu dan menghujani boneka dengan tusukan berkali - kali dengan ranting batang hingga tak berbentuk ranting batang yang utuh. Apa yang sebenarnya terjadi dan saat itu pula aku tak berfikir panjang, beranjak dari tempat dimana aku duduk dan menghampiri gadis kecil itu.

Tak mampu aku bertanya atau ber ucap yang ada hanya rasa haru ketika aku mendengar kata - kata yang ter ucap dari mulut gadis kecil itu. aku coba letakkan tanganku dipundak gadis itu dan ... terhentak ia dari isak tangisnya, menoleh kearah belakang tepat dimana aku berdiri dan aku melihat raut wajah yang penuh rasa takut dan sangat ingin dilindungi. Saat itu tanpa harus berkata aku peluk gadis itu dan coba untuk meyakinkan dia bahwa aku akan membantu dan melindunginya.

Banyak hal baru yang aku peroleh dari cerita nyata gadis kecil itu, dalam benakku bertanya tanpa ada jawaban yang aku peroleh. kenapa harus TERLAHIR jika harus TERBUANG ????????....

Sahabat, dimanapun dirimu dan siapapun dirimu cobalah kita ketuk hati kita dengan berbagi tanpa harus melihat " SIAPA,dan ANAK SIAPA ???? ... ". Tidak ada yang mampu memilih RAHIM untuk kita jadikan bunda dan tidak ada yang mampu memilih PEJANTAN untuk kita jadikan AYAH. Buka mata hati fikiran kita ia tak berdosa dan tak bersalah.

Selasa, 09 Maret 2010

SALJU GURUN


Dihamparan gurun yang seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir. Sekalipun nyaman engkau ditengah impitan sesamamu, tak akan ada yang tahu jika kau melayang hilang.


Dilingkungan gurun yang serba serupa, untuk apa lagi menjadi kaktus. Sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar dimana-mana. Tak ada yang menangis rindu jika kau mati layu.


Di lansekap gurun yang maha luas, lebih baik tidak menjadi oase. Sekalipun rasanya kau sendiri,burung-burung yang tinggi akan melihat kembaranmu disana-sini.


Ditengah tengah gurun yang tertebak, jadilah salju yang abadi. Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah dan kaktus akan terpengarah. Semua butir akan tahu jika kau pergi, atau sekedar bergerak dua inci.


Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sediri, karena kau berbeda…


(dari Filosofi Kopi – Dee)